Analisis Visibility: Webometrics vs Ayo-Cari

Posted by admin | Posted in Search Engine | Posted on 24-08-2009

4

Peringkat Situs Perguruan Tinggi Indonesia berdasarkan Webometrics Juli 2009 untuk Parameter Visibility nampaknya terjadi banyak perubahan jika dibandingkan dengan peringkat Webometrics Januari 2009. Lonjakan signifikan terjadi pada situs Universitas Paramadina yang bisa berada pada urutan pertama dan 335 dunia. Posisi dalam 500 besar untuk tingkat dunia adalah sebuah prestasi yang luar biasa. Bagaimana hal ini bisa terjadi? Anda akan temukan jawabannya disini. Silahkan ikuti terus tulisan ini untuk mencari tau jawabannya.

Pada simulasi perhitungan dan prediksi yang dilakukan Ayo-Cari untuk paramater visibility, nampak perbedaan perhitungan yang cukup jauh dengan hasil Webometrics Juli 2009. Situs Ayo-Cari -yang hanya menggunakan Search Engine Google- menempatkan situs ITB pada posisi pertama, namun pada Webometrics Juli 2009 situs ITB hanya berada pada posisi nomor 4. Hanya 5 situs PT Indonesia yang masuk 10 besar versi Ayo-cari yang masih berada dalam 10 besar Webometrics Juli 2009 untuk parameter Visibility. Dapat dikatakan bahwa perbedaan hasil perhitungan terjadi karena Ayo-cari hanya menggunakan Google sementara Webometrics menggunakan 4 search engine termasuk Google. Dari fakta tersebut, dapat disimpulkan bahwa 3 search engine lain selain Google ternyata memberikan perhitungan yang berbeda dan kontribusi yang cukup besar dalam perhitungan peringkat.

Empat situs Search Engine sumber perhitungan Webometrics adalah:
1. Google
2. Yahoo SiteExplorer
3. Exalead
4. Live Search (Bing!)

Ayo-cari mencoba menelusuri 3 dari 4 Search Engine diatas, dan akhirnya menemukan jawaban mengapa situs Universitas Paramadina bisa berada pada peringkat nomor satu di Indonesia. Berdasarkan hasil penelusuran dalam waktu 1 minggu setelah Webometrics Juli 2009 dirilis, Ayo-Cari menemukan fakta bahwa situs Universitas Paramadina memiliki 27.125 inlink pada search engine (SE) Yahoo, dimana situs UGM sebagai peringkat ke-2 hanya memiliki 10.114 inlink pada saat yang sama. Fakta ini yang membuat Ayo-Cari berasumsi bahwa situs Universitas Paramadina melonjak drastis karena memiliki skor yang sangat bagus pada search engine Yahoo pada saat itu (saat Webometrics melakukan perhitungan). Berikut tabel peringkat 10 besar visibility Webometrics Juli 2009 dan nilai hasil pencarian dari 4 search engine (data diambil Minggu pertama Agustus 2009).
Sebagai catatan: hasil penelusuran pada 4 search engine tersebut pada waktu yg berbeda dapat memberikan hasil yang berbeda, sesuai perkembangan yang terjadi pada masing-masing situs yang dicari.

Tabel Perbandingan Hasil Visibility dan Inlinks dari 3 Search Engine

WR

INA-VS

WR-VS

UNIVERSITY

Google

Yahoo

Exealed

4406

1

335

Universitas Paramadina

26

27125

3259

572

2

554

Universitas Gadjah Mada

1050

10150

16361

1617

3

932

Universitas Sebelas Maret

321

4384

1264

727

4

1,193

Institute of Technology Bandung

1420

3068

13892

3276

5

1,194

Universitas Mercu Buana

208

888

887

1010

6

1,199

University of Indonesia *

761

2124

6213

3468

7

1,284

Univ Muhammadiyah Yogyakarta

98

294

911

3565

8

1,391

Atma Jaya Yogyakarta University

84

20

871

1849

9

1,762

ITS

336

5262

1999

1126

10

2,073

Gunadarma University

337

1796

1264

1080

11

2,159

Petra Christian University

143

55

2583

2590

16

3,167

Brawijaya University

398

3059

2757

Dari tabel diatas tampak bahwa situs Paramadina unggul hanya pada SE Yahoo dan tidak pada SE lainnya. Skor yang diperoleh sangat tinggi dan berbeda cukup jauh jika dibandingkan dengan peringkat ke-2 nya. Selisih perbedaan yang cukup besar itu yang membuat situs Paramadina bisa menjadi nomor satu di Indonesia dalam parameter visibility.

Namun dari hasil penelusuran dalam bentuk tabel diatas, Ayo-Cari masih belum bisa menemukan jawaban bagaimana situs Univ Mercu Buana, Univ Muhamadiya Yogyakarta dan Univ Atma Jaya Yogyakarta bisa berada dalam 10 besar.

Penelusuran terbaru yang dilakukan kurang lebih 3 minggu setelah Webometrics Juli 2009 dirilis, memberikan fakta bahwa pada SE Yahoo, skor untuk situs-situs PT Indonesia lain juga mengalami peningkatan yang cukup berarti. Ayo-Cari berpendapat bahwa apa yang dicapai Situs Paramadina hanyalah suatu keuntungan sesaat karena saat itu Yahoo baru merilis SiteExplorer dan Paramadina sudah terindeks dengan cukup baik. Untuk melihat kestabilan prestasi Paramadina bisa kita lihat nanti untuk Webometrics periode Januari 2010.

Dari tulisan ini tentunya anda bisa menyimpulkan sendiri bagaimana cara memperoleh peringkat yang baik pada parameter Visibility kan? Ingat bahwa visibility memiliki kontribusi 50% dalam perhitungan Webometrics.

Kuncinya adalah menggunakan ke-4 search engine tersebut. Tinggal sekarang bagaimana caranya membuat situs kampus kita bisa mempunyai skor bagus pada sebuah search engine, itu adalah tantangan bagi anda khususnya pengelola situs Perguruan Tinggi. Ayo-Cari akan menguprade simulasi dan visualisasi Webometrics versi Ayo-Cari.com ke versi 2.0 dengan memasukkan juga kontribusi dari 3 Search Engine yang lain.

Mari sama-sama kita berdiskusi, berbagi informasi dan saling mendukung agar situs2 PT Indonesia bisa memperoleh peringkat yang lebih baik untuk tingkat Asia Tenggara, Asia maupun Dunia dalam rangka meningkatkan prestise dan prestasi Perguruan Tinggi di Indonesia.

Comments (4)

Mungkin penulis menggunakan parameter Show inlinks: “From All Pages” to “Only this URL” pada saat menggunakan Site Explorer Yahoo. Ini berarti inlink yang diukur adalah semua inlink luar dan dari dalam situs tersebut dan hanya yang menuju ke halaman utama.

Silahkan dicoba parameter “Except from this domain” to “Entire Site”. Ini berarti yang diukur hanya inlink yang dari luar dan tidak dari dalam situs dan menuju ke semua halaman situs.

Informasi yang menarik

Baidewei, selain webometrics situs peringkat perguruan tinggi dunia apa aja lagi ya?

ini informasi yang pakai metode lama yah, webo katanya punya metode penghitungan baru

Write a comment